Faktor Biologis yang Berperan Besar Pada Tumbuh Kembang Anak

Faktor Biologis yang Berperan Besar Pada Tumbuh Kembang Anak

Pelatihan Tumbuh Kembang Anak – Apa saja faktor biologis tersebut?
Perkembangan anak usia dini dipengaruhi oleh berbagai macam faktor biologis dan lingkungan. Faktor biologis memainkan peran yang sangat penting dalam perkembangan awal. Faktor-faktor ini mempengaruhi seorang anak baik secara positif maupun negatif.

Apek biologis dapat mempengaruhi anak-anak sepanjang tumbuh kembangnya, terutama selama masa kritis seperti periode prenatal (di dalam kandungan) dan masa kanak-kanak. Penelitian yang dilakukan di Rutgers University menunjukkan bahwa faktor prenatal mempengaruhi perkembangan linguistik dan faktor postnatal berkontribusi pada perkembangan kognitif anak.

Masa postnatal adalah masa di mana manusia sudah dilahirkan sampai tua. Untuk perkembangan motorik kasar secara luas dianggap sebagai hasil dari faktor biologis bawaan, dengan faktor postnatal berkontribusi pada tingkat yang lebih rendah.

” Faktor biologis meliputi pengaruh genetik, kimia otak, kadar hormon, nutrisi, dan jenis kelamin,” kata Sarah Rahal, seorang dokter anak dikutip dari VeryWell.

Nutrisi
Nutrisi yang tepat adalah faktor penting dalam perkembangan anak secara keseluruhan. Sebelum kelahiran, pola makan dan kesehatan ibu memainkan peran kunci. Misalnya, asupan asam folat sebanyak 400 mikrogram (mcg) setiap hari selama tiga bulan sebelum pembuahan dan selama awal kehamilan secara signifikan menurunkan risiko cacat lahir tertentu pada otak bayi (anencephaly) dan tulang belakang (spina bifida).

Cacat lahir ini terjadi pada beberapa minggu pertama kehamilan, oleh karena itu penting bagi wanita di usia subur untuk memastikan mereka mendapatkan setidaknya 400 mikrogram asam folat setiap hari.

Jenis kelamin
Kebanyakan orang memiliki 23 pasang kromosom dalam sel mereka (dengan pengecualian sel reproduksi khusus yang disebut gamet). Pada 22 pasangan pertama disebut autosom, yang sama pada anak laki-laki dan perempuan. Oleh karena itu, pria dan wanita berbagi sebagian besar set gen yang sama.

Sepasang kromosom ke-23 inilah yang menentukan jenis kelamin seseorang. Anak laki-laki biasanya memiliki satu kromosom X dan satu kromosom Y sedangkan anak perempuan memiliki dua kromosom X. Oleh karena itu, perbedaan gender pada tingkat biologis ditemukan pada kromosom Y. Gender dapat mempengaruhi pembangunan dengan berbagai cara. Misalnya, anak laki-laki cenderung berkembang dan belajar secara berbeda dari anak perempuan dan memiliki tingkat kesiapan sekolah yang lebih rendah

Interaksi faktor biologis dan lingkungan
Penting untuk diingat bahwa faktor biologis tidak bekerja sendiri-sendiri. Gen, misalnya, dapat berinteraksi dengan gen lain dan lingkungan. Beberapa gen mungkin mendominasi dan menghalangi yang lain untuk diekspresikan. Dalam kasus lain, pengaruh biologis tertentu mungkin memengaruhi ekspresi genetik.

Contoh pengaruh biologis atas ekspresi gen adalah anak tidak mendapatkan nutrisi yang tepat. Anak mungkin tidak tumbuh tinggi, meskipun mereka mewarisi gen untuk tinggi badan.

“Untuk memahami perkembangan anak, penting untuk mempertimbangkan semua faktor yang mungkin berperan. Perkembangan fisik yang sehat bukan jadi jaminan,” ungkap Rahal.

Tiga tahun pertama kehidupan seorang anak merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan yang luar biasa. Hal ini ditandai dengan perkembangan pesat, terutama di otak, di mana koneksi antara sel-sel otak dibuat untuk menyediakan ‘blok bangunan’ yang diperlukan untuk perkembangan masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>